Wow, Ada pertunjukan Wayang di Amerika Serikat!

By | March 25, 2017

Washington DC 25 Maret 2017.
Sambutan dan tepuk tangan meriah memenuhi Ruang Presiden dan Ruang Pancasila KBRI Washington DC di wilayah DuPont Circle yang populer di DC sebagai venue pagelaran tersebut, mengakhiri gelar pertunjukan wayang kulit yang dilaksanakan selama dua jam penuh. Acara yang diadakan pada hari Sabtu, 25 Maret 2017 itu, menampilkan Wayang Kulit Hanoman Duta Hanoman the Messenger oleh dalang Ki Midiyanto, Master of Shadow Pupet dari UC Berkeley US, dihadiri sekitar 200 penonton, dengan mayoritas orang bule yang berada di wilayah DC, Maryland dan Virginia (DMV).
Gelaran wayang kulit ini diadakan untuk memperingati ulang tahun ke-12, Sanggar Santi Budaya, sebagai kelompok kesenian nonprofit yang bertujuan melestarikan seni budaya Indonesia melalui pengajaran, promosi tarian dan musik tradisional. Selain menampilkan wayang kulit, ditampilkan pula Gamelan Ensemble dari Javanese Group of Indonesian Diplomat Children dan Wilson High School Washington DC Gamelan Group, yang membawakan lagu Dolanan Gambang Suling, Aja Dipleroki, Ayo Praon, Pambagya, Gugur Gunung dan Kumandhang, secara apik.

Episode cerita Ramayana yang akan ditampilkan oleh SSB kali ini cukup populer di Indonesia, bertajuk Hanoman Duta Hanoman the Messenger,” menceritakan perjalanan Hanoman yang menjadi Duta Sri Rama ke negara Alengka, untuk mengetahui keberadaan Dewi Sinta sejak diculik oleh Raja Rahwana (detil cerita dapat dilihat pada link: http://caritawayang.blogspot.com/2012/11/anoman-duta-anoman-obong.html).
Ketua Panitia, Isweni Ishak Bakri, menyatakan bahwa masyarakat Indonesia di Amerika Serikat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, senantiasa berupaya melestarikan kekayaan seni budaya Indonesia di perantauan, dengan mendekatkan kekayaan Nusantara yang bersifat adi luhung itu kepada publik Amerika Serikat, termasuk kepada kalangan Second Generation diaspora Indonesia setempat.
Sejalan dengan itu, the Deputy Chief of Mission (DCM), Sidharto (Arto) R. Suryodipuro, menyampaikan bahwa KBRI WDC selalu mendukung upaya pelestarian, pengembangan dan promosi seni budaya Indonesia di AS, khususnya di wilayah DMV, melalui pemberdayaan kelompok masyarakat atau diaspora Indonesia setempat, sebagai bagian dari realisasi soft power diplomacy to win the hearts and minds of the American public dalam turut memperkuat hubungan bilateral kedua negara. (atd)

Sumber
Penulis : ardian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *