Menristekdikti Minta PTN Terapkan Resources Sharing

By | April 3, 2017

Menristekdikti Minta PTN Terapkan Resources Sharing
01 April 2017

MAGELANG –  Universitas Tidar (Untidar) kini resmi dapat gunakan gedung baru, yakni gedung Fakultas Teknik Untidar. Peresmian dilakukan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Sabtu (1/4).
Menurut Rektor Untidar Cahyo Yusuf, pembangunan gedung Fakultas Teknik ini dibagun melalui 3 tahap anggaran hingga akhirnya dapat berdiri tegak. Total anggaran pembangunan gedung ini sekitar 40 Milyar Rupiah. Dirinya katakan gedung ini segera akan dimanfaatkan untuk kegiatan akademik, untuk kegiatan belajar-mengajar Fakultas Teknik, dan menurutnya, hasil gedung yang ada sekarang sudah mendapat masukan dari berbagai pihak.
“Dengan fasilitas yang baru ini, yang menurut kami sangat megah, mohon kepada Dosen agar mengajar lebih semangat, mahasiswa harus lebih semangat juga belajar. Mungkin saat ini libur kalau hari Sabtu, dengan adanya gedung ini, kemungkinan di tahun akademik tahun depan, Sabtu akan berkuliah, mudah-mudahan gedung ini memberi manfaat yang baik untuk pembelajaran maupun riset,” jelasnya.
Nasir mengatakan bahwa gedung ini sudah dibangun dengan baik dan menggunakan anggaran Negara dengan efisien. “Gedung ini merupakan salah satu tanda pola good governance dilaksanakan dengan baik, dan pengawasannya dilakukan dengan baik juga oleh lembaga pengawas,” ujar Nasir.
Nasir tekankan bahwa resources sharing harus dilaksanakan oleh Untidar. Menurut Nasir gedung/ruangan itu jangan dijadikan milik Fakultas, tapi dijadikan milik Universitas, sehingga kegiatan akademik berjalan dengan baik.
“Tidak boleh ada idle capacity. Ruangan itu dapat digunakan oleh lintas Fakultas sehingga proses pembelajaran itu tidak boleh terhenti hanya karena tidak ada ruangan. Dan saya sudah minta agar resources sharing itu dilombakan oleh Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti untuk PTN, jadi intinya nanti penghematan juga akan didapatkan,” tegas Nasir.
Kedepan menurut Nasir pembangunan infrastruktur di Perguruan Tinggi Negeri akan dilakukan dengan e-programming dan e-budgeting yang akan dikembangkan oleh Ditjen SDID lebih lanjut.
“Jadi bangun sesuatu itu terencana dengan baik, tidak asal bangun, sesuai prinsip efisiensi,” pungkas Nasir setelah menandatangani prasasti gedung yang didampingi Dirjen SDID Ali Ghufron. (DZI)

Sumber: http://www.ristekdikti.go.id/
Baca juga :

Menristekdikti sebut UTM PTN baru tanpa masalah

Sumber
Penulis : Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *