Mahasiswa Utm Yang Berhasil Kembangkan Inovasi Aplikasi Pengenalan Kampus Utm Berbasis Virtual Reality

By | June 28, 2019

Menghadapi
perkembangan teknologi industri 4.0, menuntut hadirnya berbagai produk inovasi
yang dapat memudahkan berbagai aktivitas manusia, sehingga setiap aktivitas
menjadi lebih praktis, mudah dan efisien.

Adalah
Fitroh, salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika, Fakultas
Ilmu Pendidikan Universitas Trunojoyo Madura (FIP UTM) yang merupakan mahasiswa
pertama berhasil mengembangkan aplikasi berbasis virtual reality sebagai media
pengenalan kampus. Dalam hal ini, kampus yang menjadi konten dalam aplikasi
virtual reality ini adalah UTM (Universitas Trunojoyo Madura). Dengan
menggunakan aplikasi VR ini maka pengguna akan merasakan seolah-olah sedang
berada dalam kampus UTM secara virtual tanpa harus datang ke kampus UTM.
Sehingga semua orang di mana pun berada jika ingin merasakan
“berjalan-jalan” dalam lingkungan kampus UTM baik luar maupun dalam
ruangan tidak harus datang langsung ke UTM.

Aplikasi
yang ia beri nama Peka UTM tersebut merupakan produk yang Fitroh susun dan
dihasilkan sebagai tugas akhir untuk meraih gelar sarjana (Strata 1) di Program
Studi (Prodi) Pendidikan Informatika.

Peka
UTM lahir dari salah satu gagasan Fitroh yang melihat cukup minimnya informasi
tentang UTM secara menyeluruh baik gedung dan fasilitas yang ada, sehingga ia
berfikir untuk membuat aplikasi tentang UTM secara menyeluruh yang dapat
diakses oleh masyarakat diseluruh Indonesia dan Dunia.

Dalam sebuah wawancara fitroh menyampaikan bahwa, sedikit sekali informasi ketika kita ingin mengetahui tentang Universitas Trunojoyo Madura (UTM), apalagi di wilayah bagian barat. Misalnya saya sendiri ketika di terima kampus ini, untuk melihat bagaimana kondisi dan berbagai kelengkapan yang ada, saya cukup kesulitan. Berangkat dari pengalaman pribadi itulah, lahir aplikasi ini agar Universitas Trunojoyo Madura mendunia. Materi pengenalan kampus secara utuh dalam aplikasi ini yakni meliputi  sarana publik yakni gedung Rektorat terpadu, laboratorium, Ruang kuliah bersama ( RKB ), Perpustakaan dan fasilitas penunjang lainnya. Aplikasi ini mengunakan minimum android versi 4.4 (kit-kat) yang memiliki fasilitas sensor Gyrscope, accelometer dan tentunya VR gear  serta joystick untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Dipandu
langsung oleh Medika Risna Sari dan Muchamad Arif sebagai dosen pembimbing,
mahasiswa asal jakarta yang merupakan anak dari pasangan bapak Imam Sairoji
dengan ibu Tursina tersebut berhasil menyelesaikan aplikasi berbasis virtual
reality pertama skala universitas dengan baik selama 2,5 bulan.

Ketua
Prodi Pendidikan Informatika Wanda Ramansyah, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa di
era revolusi industri 4.0 saat ini, pengembangan dan inovasi berbasis teknologi
baik Virtual Reality ( VR ), Augmented reality ( AR ), Big data serta Internet
Of Things ( IOT ) menjadi hal yang sangat penting, agar dapat bersaing.
Sehingga hadirnya aplikasi berbasis virtual reality oleh salah satu mahasiswa
Pendidikan Informatika tersebut menurutnya menjadi bentuk daya saing mahasiswa
dan sebagai media yang dapat memudahkan bagi khalayak untuk mengenal lebih jauh
Prodi Pendidikan Informatika dan UTM secara utuh.

Sebagai
pimpinan prodi, kami sangat mengapresiasi hasil pengembangan atau inovasi
aplikasi tersebut, tentu  selain menjadi
media informasi, hasil inovasi tersebut juga menjadi media promosi bagi UTM,
khususnya Prodi Pendidikan Informatika. Terangnya Disamping sebagai media informasi
publik berbasis aplikasi android dan bisa diunduh kapan serta dimana saja ,
aplikasi Peka UTM tersebut juga terdapat Instrumen musik madura yang membuat
aplikasi ini semakin unik dan khas serta membumi.

Sumber
Penulis : ardian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *