Keterbatasan Fisik Tak Halangi Fahmi Raih Juara Desain Mobil Listrik

By | March 19, 2018

INFO-IPTEK-DIKTI
Keterbatasan Fisik Tak Halangi Fahmi Raih Juara Desain Mobil Listrik
17 MAR 2018
Merdeka.com – Keterbatasan fisik tak membuat mahasiswa Prodi Komputer dan Sistem Informasi, Sekolah Vokasi, UGM, Muhammad Fahmi Husein putus asa. Keterbatasan yang dimilikinya justru dijadikan pelecut semangatnya untuk meraih prestasi.
Pemuda kelahiran 18 Mei 1997 ini mengidap kelainan otot atau bahasa medisnya, Duchne Muscular Distropy (DMD). Penyakit itu membuat itu membuat otot Fahmi tak seperti manusia pada umumnya. Bahkan sejak kelas 4 SD, penyakit DMD yang dideranya membuat Fahmi tak bisa lagi berjalan.
Dengan keterbatasan yang dipunyainya, Fahmi ternyata mampu meraih prestasi desain terbaik dalam kompetisi Electric Car Design Contest yang digelar oleh Muscle Car Indonesia (MCI).
Untuk membuat desain electric car atau mobil listrik tersebut, Fahmi mengaku membutuhkan waktu kurang dari satu bulan. Desain tersebut dilembur oleh Fahmi dari malam hingga pagi hari.
“Saya merancang konsep desain mobil listrik yang dinamis dan elegan. Konsep ini memiliki bentuk mobil dinamis memaksimalkan aliran angin untuk meningkatkan pengendalian namun tetap memiliki desain yang simple,” ujar Fahmi saat ditemui di UGM, Jumat (16/3).
Putera dari Anik Marwati dan Murtandlo ini menjelaskan untuk mendesain mobil listrik hingga jadi dirinya menggunakan beberapa software maupun aplikasi. Di antaranya Adobe Illustrator, Autodesk Alias, Solidworks danKeyshot. Sketsa yang sudah dibuat, kata Fahmi, diproyeksikan ke blueprint dengan tampilan depan, samping dan atas sebagai panduan untuk membuat model 3D.
Prestasi yang diraih Fahmi saat ini bukanlah diperoleh secara tiba-tiba. Sejak bangku SMP dia aktif mengikuti berbagai lomba dan berhasil mendapatkan juara tiga di gelaran Indonesia ICT Award 2010. Selanjutnya meraih medali perak di Olimpiade Sains Nasional (OSN) Difabel 2015 dan telah memiliki buku tentang desain mobil 3D.
Mahasiswa angkatan 2016 ini mengaku prestasi yang diraihnya tak lepas dari dukungan keluarga terutama ibunya. Sang ibu selalu mendampingi Fahmi dalam setiap aktivitasnya, termasuk saat mengikuti kompetisi kemarin.
Fahmi menceritakan dirinya sempat terpuruk karena penyakit yang diidapnya. Fahmi juga sempat frustasi melihat kondisinya yang mengalami gangguan otot. Tetapi berkat dukungan dari ibu dan keluarganya, Fahmi pun bisa bangkit dari keterpurukannya. Bahkan, dengan keterbatasan fisik yang dimilikinya, Fahmi mampu meraih prestasi.
“Jangan takut dengan keterbatasan. Jangan takut berkarya. Lakukan yang bisa dilakukan,” tutup Fahmi.
Sumber Berita:https://m.merdeka.com/peristiwa/keterbatasan-fisik-tak-halangi-fahmi-raih-juara-desain-mobil-listrik.html

 

Sumber
Penulis : Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *